Lyrik lagu, Mp3 dan Video klip Waduk Pacal Bojonegoro

Selain Alun- alun Bojonegoro salah satu destinasi lain di wilayah Bojonegoro adalah Waduk Pacal, waduk pacal merupakan waduk bersejarah peninggalan zaman kolonial Belanda. Waduk Pacal berada di 40 km an dari Kota Bojonegoro, seperti halnya Kedung Maor , Khayangan Api & Negeri atas Angin, Waduk Pacal  juga berada dibagian selatan wilayah Bojonegoro, provinsi Jawa Timur, Indonesia. Waduk Pacal merupakan bangunan peninggalan Belanda yang di bangun sejak 1924 dan diresmikan pada tahun 1933. Termasuk salah satu bangunan bersejarah berukuran raksasa yang masih berfungsi hingga sampai saat ini. Berada di pingir jalan raya Bojonegoro - Nganjuk, Waduk Pacal yang berada di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur ini, mampu menjadi andalan petani di beberapa wilayah Kecamatan di antaranya Kecamatan Temayang, Kecamatan Sukosewu, Kecamatan Kapas, Kecamatan Balen, Kecamatan Sumberejo, Kecamatan Kanor, Kecamatan Baureno, Kecamatan Kepohbaru, Kecamatan Kedungadem, dan Kecamatan Sugihwaras

agar selalu teringat dengan Waduk pacal, Kang Yoto menciptakan lagu tentang waduk pacal, dibawah ini adalah lyrik lagunya

Waduk Pacal (Karya Kang Yoto)
~ ~ ~
Diantara dua gunung engkau terbentang
Nuansa pucuk-pucuk ilalang,bergoyang-goyang
Diantara pohon jati angin sepoi-sepoi
Waduk Pacal harapan hidup,para petani

**Disini,di Waduk Pacal
Kita berjanji setia,sehidup semati
Disini,di Waduk Pacal
Kita kan datang lagi
Dengan anak dan cinta sehati

Back to reff**
- - - -
dan berikut adalah video klip lagu Waduk pacal yang dinyanyikan sendiri oleh Kang Yoto Bupati Bojonegoro
Perjalanan menuju lokasi waduk pacal juga memiliki daya tarik tersendiri. Jalanan menyusuri belahan hutan jati dan tebing-tebing yang banyak digunakan sebagai ladang masayarakat sekitar terlihat sangat menyejukkan mata .Jalan utama menuju Waduk Pacal terbilang cukup bagus, karena merupakan jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Nganjuk. Dari Kabupaten Nganjuk kira-kira 30 km ke arah utara ( lebih dekat dari Nganjuk daripada Bojonegoro ) Di sepanjang perjalanan kita bisa menikmati keindahan khas hutan jati di areal Pegunungan Kendeng.Saat musim hujan debit air yang melimpah laksana danau yang amat luasnya, apalalagi di selatan waduk ada semacam 'pulau' kecil yang sunggguh menantang untuk disinggahi sejenak bagi para petualang. Begitu melimpahnya air bahkan sampai menembus bawah Jembatan Kedungjati yang juga tak kalah eloknya. Dari Jembatan Kedungjati ini kita bisa menikmati keindahan Waduk Pacal. Apalagi saat matahari terbenam, sungguh luar biasa. Saat musim kemarau, sekitar waduk berubah fungsi menjadi ladang dan perkebunan bagi masayarakat setempat.

Related Posts: