Kopi Cap " WONG BRENGOS "

Secangkir kopi merupakan menu wajib setelah sholat subuh bagi saya, selalu disiapkan oleh mbah dok dengan rasa yang cukup delicious sebagai pembuka hari. ya, one cup Black Coffe alias secangkir kopi ireng.
Namun pagi ini terasa beda saat merasakan kopi, karena tidak seperti biasanya " Mbah Dok " menyajikan white Coffe pagi, bukan Black Coffe seperti pagi- pagi sebelumnya. White Coffe sendiri bagi saya terasa agak ringan, jarang sekali saya minum kalau sebelumnya belum meminum Black Coffe ( Kopi Ireng ).
Sebagai penjalin rasa ikatan antar mbah dok dan cucunya setiap hari harus ada obrolan walaupun sepatah atau dua patah kata. pagi ini akupun aku membukanya dengan pertanyaan,
" Dok.....Kopine kok white Coffe "...sing ireng telas...?
" Isih wa....( panggilan padaku singkatan dari Bapake Najwa ) Iku Kopi cap Wong Brengos " mung sak adah dadi yo tak gawe wae " ( 1 sachet akhirnya dibikinkan  )
Kopi Cap " Wong Brengos "......? ( aku mikir....kok ada kopi cap wong brengos...? )
Wong Brengos = Orang Berkumis, sampai saat ini saya belum pernah melihat kopi cap wong brengos/ Orang berkumis apalagi merasakannya.
Rasa penasaranpun muncul, bergegas ke dapur, penasaran dengan kopi cap wong brengos, hmmmmm ternyata ini toh....
      Kopi Cap Wong Brengos merupakan Kopi " White Coffe " yang di buat secara limited edition, pastinya tidak dijual belikan, sayapun lekas menjelaskan kepada Mbah Dok tentang Wong Brengos ini, Ini gambare Pak. Saifullah Yusuf dok.....wakil gubernur Jawa Timur.
1 Sachet kopi ini merupakan hadiah yang diperoleh mbok Ndewor saat kemarin mengikuti acara " Charly Van Houten " di lapangan Sekolah Model Terpadu (SMT) dalam rangka menjalin silaturrahim kepada seluruh jajaran pengurus anggota pramuka Se-Kabupaten Bojonegoro, Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus pramuka se-Kabupaten Bojonegoro,Bupati,ketua DPRD Bojonegoro, Forum Pimpinan Daerah (Forpimda),jajaran SKPD, perwakilan Kodim, jajaran Satpol PP,dan hadir pula ketua Kwarda Jatim Saifullah Yusuf dan Duta Pramuka serta sebagian wali murid kader pramuka.
maklum Mbok Ndewor saat ini lagi agak semangat mengikuti kegiatan- kegiatan KePRAMUKAAN.

        Bicara soal Pramuka, dulu saya kurang rajin mengikutinya, bahkan waktu masih sekolah setingkat SMP  kalau latihan Pramuka  dan disuruh oleh Kakak Pembina membawa tongkat, saya selalu bawa tongkat dari TEBU ( jelas tidak memenuhi standart aturan atau spesifikasi dalam ke pramukaan ) dengan asumsi setelah latihan usai tongkatnyapun di lahap habis hingga tinggal sepahnya ( rakus juga ya...) jadi berangkat latihan bawa tongkat pulang latihan tongkat masuk perut ( bisa dibilang agak sakti juga...mangan tongkat bro...) dan saat ini sayapun merasa rugi karena dulu kurang aktif di ke Pramukaan.
Melihat antusias mbok ndewor dalam kegiatan pramuka saya sekarang mendukung dengan penuh semangat, bahkan rela untuk mencarikan materi - materi kepramukaan mendownloadkan dan lainnya.
dan sebagai rujukan saya memilihkan blog yang berisi semua tentang kepramukaan yaitu https://pramukaria.blogspot.co.id/ dengan pertimbangan blog tersebut lengkap dengan materi- materi pramuka dan sumbernya juga jelas, karena kebetulan yang punya blog adalah teman sendiri yang namanya sudah cukup malang melintang didunia Kepramukaan.

Related Posts: